Mengurangkan Tiga Bilangan Berturut-turut dengn Bermain Tepuk Bergambar/Ambulan

                                         Oleh: Evangelista Lus Windyana Palupi

International Master Program on Mathematics Education (IMPoME 2011)

e-mail : evangelista.palupi@yahoo.com

A.    Pendahuluan

Indonesia merupakan suatu bangsa yang kaya akan budaya lokal. Salah satu budaya lokal yang sering dimainkan anak usia sekolah dasar khususnya di Palembang adalah permainan tradisional ‘Ambulan’ (dalam bahasa indonesia biasa disebut tepuk bergambar).

Permainan tepuk bergambar/ambulan biasa dimainkan oleh 2 atau lebih siswa. Aturan yang mengharuskan mereka (yang kalah) membayar/memberikan sejumlah kartu sesuai dengan kesepakatan awal kepada pemenang secara tidak langsung mengajarkan kepada siswa pengurangan dan penjumlahan bilangan secara informal.

Pendekatan pendidikan matematika realistik Indonesia (PMRI) menekankan untuk mengajarkan matematika dimulai dari hal yang dekat/’riil’ dengan atau bagi siswa. Sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna bagi siswa.

Antusiasme siswa, potensi permainan sebagai konteks untuk mengajarkan konsep pengurangan, serta terinspirasi dari penelitian serupa yang sedang dilakukan oleh Rully Charitas (mahasiswa BIMPoME 2010 Pascasarjana Unsri, Palembang) memotivasi tim peneliti (Elika kurniadi dan Evangelista L. W. Palupi) untuk membuat sebuah desain pembelajaran matematika berbasis PMRI materi pengurangan tiga bilangan berturut-turut (kelas 2 SD) dengan menggunakan permainan tepuk bergambar/ambulan sebagai konteksnya.

Rincian bagaimana guru dan tim peneliti mendesain pembelajaran, mengimplementasikan rancangan tersebut dan melakukan analisis retrospektif dijelaskan dalam bagian desain pembelajaran di bawah ini.

(Read more: download through Tepuk bergambar untuk mengajarkan pengurangan tiga bilangan berturut-turut)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s